Diduga Mati Suri,DPC LSM Seroja Minta Kejari Audit Keuangan BUMDes
Tangerang, POTRETSATU.COM - Ketua DPC LSM Seroja Kabupaten Tangerang, meminta agar Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang segera mengaudit seluruh pemerintah desa (Pemdes) khususnya kepala desa yang ada di kabupaten Tangerang terkait Keuangan Badan Usaha Milik (BUMDes).
Disinyalir banyak BUMDes di kabupaten Tangerang yang Patut diduga tidak berjalan sesuai dengan tujuan didirikannya badan usaha tersebut.
Ketua DPC LSM Seroja Kabupaten Tangerang Muhidin mengatakan , Audit keuangan BUMDes yang ada di Kabupaten Tangerang sangat penting.
Apalagi sebelum kades mengalokasikan kembali Dana Desa (DD) melalui program pernyataan modal yang akan dikelola BUMDes nantinya, ujarnya.
Berdasarkan penelusuran dilapangan ,Diduga hampir seluruh BUMDes di Kabupaten Tangerang mati suri alias tidak berjalan sesuai fungsinya.
Maka dari itu, ditahun anggaran 2025 ini seluruh Kades di Kabupaten Tangerang agar mengaudit keuangan BUMDes masing-masing.
"Sebelum memberikan kembali anggaran BUMdes melalui menyerahkan modal, Kades kami minta audit dulu keuangan BUMDes, soalnya banyak BUMDes yang Di Duga tidak aktif,makanya keuangan perlu di audit, kata Muhidin ketua Dpc LSM Seroja Kab.Tangerang.
Muhidin menjelaskan, jika keuangan BUMDes tidak di audit maka hal tersebut akan sangat rawan adanya celah potensi korupsi dana desa. Sebab dana desa yang di alokasikan ke BUMDes akan habis secara percuma ,tanpa memberikan sumbangan pada pendapatan asli daerah, ungkapnya.
Penyerahan modal ke BUMDes sudah dilakukan pemerintah desa sejak beberapa tahun. Kalau hal ini terus dilakukan setiap tahun tanpa hasil apapun, penyerataan modal akan sia-sia.
" Anggaran yang diberikan ke BUMDes hanya Di duga terbuang percuma" tegas Muhidin.
Jika laporan keuangan BUMDes tidak dikelola dengan baik.Sebaiknya Kades melakukan pembenahan.
"Jangan sampai program penyertaan modal ke BUMDes hanya menjadi program yang tanpa penghasilan, bahkan menjadi *peluang Korupsi Dana Desa*" ujar Muhidin. (Red)